TUGAS
RANCANG BANGUN JARINGAN II
Topik : Pengaturan Jaringan dalam suatu
Perusahaan
Jadwal :
Hari : Jumat, 02 September 2016 pukul
07:00-13:40
1.
EIGRP
(Enhanced Internal Gateway Routing Protokol) adalah
routing protocol yang hanya di adopsi oleh router cisco atau sering disebut
sebagai proprietary protocol pada CISCO. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan
sesama router CISCO saja dan routing ini tidak didukung dalam jenis router
yang lain.
2.
EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama
router CISCO saja dan routing ini tidak didukung dalam jenis router yang lain.
EIGRP sering disebut juga Hybrid-Distance-Vector Routing Protocol, karena cara
kerjanya menggunkan dua tipe routing protocol,yaitu Distance vector protocol
dan Link-State protocol, Dalam pengertian bahwa routing EIGRP sebenarnya
merupakan distance vector protocol tetapi prinsip kerjanya menggunakan
links-states protocol.sehingga EIGRP disebuat sebagai
hybrid-distance-vector,mengapa dikatakan demikian karena prinsip kerjanya sama
dengan links-states protocol yaitu mengirimkan semacam hello packet.
3.
- EIGRP menggunakan beberapa terminologi
yaitu :
a)
Successor : istilah yang digunakan untuk jalur yang
digunakan untuk meneruskan paket data.
b)
Feasible Successor : istilah yang digunakan untuk
jalur yang akan digunakan untuk meneruskan data apabila successor mengalami
kerusakan
c)
Neighbor table : istilah yang digunakan untuk tabel
yang berisi alamat dan interface untuk mengakses ke router sebelah
d)
Topology table : istilah yang digunakan untuk tabel
yang berisi semua tujuan dari router sekitarnya.
e)
Reliable transport protocol : EIGRP dapat menjamin
urutan pengiriman data.
-
Tabel
topologi, berisi informasi tentang banyak kemungkinan jalan untuk
tujuan jaringan, sedangkan tabel routing hanya menampilkan jalur
terbaik yang disebut rute pengganti.
EIGRP menampilkan informasi tentang rute dalam dua cara :
EIGRP menampilkan informasi tentang rute dalam dua cara :
·
Tabel routing menunjuk rute yang
dikenali melalui EIGRP dengan D.
·
EIGRP tag rute dinamis atau
statis dikenal dari routing protokol lain atau dari luar
jaringan EIGRP sebagai D EX atau eksternal, karena
mereka tidak berasal dari EIGRP router dalam Administrasi yang
sama.
4.
- Kelebihan dan Kelemahan EIGRP
a. Kelebihan EIGRP
1)
Satu-satunya protokol routing
yangmenggunakan route backup. Selain memaintain tabel routing terbaik, EIGRP
juga menyimpan backup terbaik untuk setiap route sehingga setiap kali terjadi
kegagalan pada jalur utama, maka EIGRP menawarkan jalur alternatif tanpa
menunggu waktu convergence.
2)
Mudah dikonfigurasi semudah RIP.
3)
Summarization dapat dilakukan dimana
saja dan kapan saja. Pada OSPF summarization hanya bisa dilakukan di ABR dan
ASBR.
4)
EIGRP satu-satunya yang dapat
melakukan unequal load balancing.
5)
Kombinasi terbaik dari protokol
distance vector dan link state.
6)
Mendukung multiple protokol network
(IP, IPX, dan lain-lain).
b. Kelemahan EIGRP
Salah satu kelemahan utama EIGRP
adalah protocol Cisco-propritary,sehingga jika diterapkan pada jaringan
multivendor diperlukan suatu fungsi yang disebut route redistribution. Fungsi
ini akan menangani proses pertukaran rute router di antara dua protocol link
state (OSPF dan EIGRP).
-
Kelebihan dan Kekurangan Routing Information Protocol
(RIP) pada Cisco
a.
Kelebihan
1)
RIP menggunakan metode Triggered Update
2)
RIP memiliki timer untuk mengetahui
kapan router harus kembali memberikan informasi routing. Jika terjadi perubahan
pada jaringan, sementara timer belum habis, router tetap harus mengirimkan
informasi routing karena dipicu oleh perubahan tersebut (triggered update)
3)
Mengatur routing menggunakan RIP tidak
rumit dan memberikan hasil yang cukup dapat diterima, terlebih jika jarang
terjadi kegagalan link jaringan
b.
Kekurangan
1)
Jumlah host Terbatas
2)
RIP tidak memiliki informasi tentang
subnet setiap route.
3)
RIP tidak mendukung Variable Length Subnet Masking
(VLSM).
4)
Ketika pertama kali dijalankan hanya
mengetahui cara routing ke dirinya sendiri (informasi lokal) dan tidak
mengetahui topologi jaringan tempatnya berada
5)
untuk jaringan yang besar dan kompleks, RIP mungkin
tidak cukup. Dalam kondisi demikian, penghitungan routing dalam RIP sering
membutuhkan waktu yang lama, dan menyebabkan terjadinya routing loop.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar